Pekanbaru, 16–21 Juni 2026 — Mahasiswa Angkatan XVII STT STAR menjalani Mission Trip bersama staf dan dosen pendamping. Mereka dibagi menjadi dua tim untuk belajar melayani secara langsung di wilayah yang memiliki konteks masyarakat berbeda.

Dua rute pelayanan
Tim pertama menuju Rokan Hulu, Kabun, dan Pasir Pangaraian. Di sana mahasiswa berinteraksi dengan masyarakat dan komunitas setempat serta mengambil bagian dalam pelayanan sesuai kebutuhan di lapangan. Pengalaman itu melatih mereka membangun relasi dan bekerja bersama sebagai satu tim.
Tim kedua bergerak ke Dumai dan Pulau Rupat. Perjalanan dan perjumpaan di lokasi pelayanan menjadi bagian dari pembelajaran: hadir, mendengar, mengenali keadaan setempat, lalu menyesuaikan cara melayani dengan orang yang mereka temui.
Belajar dari lapangan
Pendampingan staf dan dosen membantu mahasiswa merefleksikan pengalaman selama kegiatan. Mission Trip mempertemukan materi perkuliahan dengan kerja nyata di masyarakat, termasuk latihan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, dan kepekaan sosial.
Selama enam hari, kedua tim membawa semangat yang sama meski menempuh rute berbeda. Bagi Angkatan XVII, kegiatan ini menjadi kesempatan melihat pelayanan dari dekat dan belajar bertanggung jawab dalam konteks kehidupan yang beragam.

