Sejarah STT Star
Sekolah Tinggi Teologi Star Riau (STT STAR) berawal dari Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar Jakarta (STT SETIA Jakarta) Cabang Riau. Kehadirannya menjawab kebutuhan pelayan gereja dan guru Pendidikan Agama Kristen yang memiliki pendidikan teologi formal di Provinsi Riau. Dalam seluruh perkembangannya, identitas Andal · Injili · Ekumenis tetap menjadi ciri khas STT STAR.
2005 — Program Ekstensi
Langkah awal dimulai melalui Program Ekstensi pada pertengahan tahun 2005. Perkuliahan sore hingga malam dilaksanakan di Gereja GSJPDI Sigunggung yang digembalakan oleh Pdt. Yesaya Tupang. Program ini menjadi embrio pendidikan teologi formal sekaligus mempersiapkan tenaga pelayanan yang telah aktif di berbagai gereja dan sekolah.
2007 — Perintisan Cabang Riau
Pada tahun 2007, STT SETIA Jakarta mengutus Ev. Lila S. Silalahi, S.Th. dan Ev. Fikarman Ndraha, S.Th. ke Pekanbaru untuk melakukan penjajakan dan mengupayakan dukungan pemerintah. Upaya tersebut menghasilkan rekomendasi pendirian STT SETIA Cabang Riau dari Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Riau melalui Pembimbing Masyarakat Kristen.
Persiapan kemudian dilanjutkan oleh Ev. Asia Harefa, S.Th. dengan membangun dukungan lintas gereja dan memperkenalkan rencana pembukaan kampus kepada masyarakat Kristen di Riau. Pertemuan sosialisasi di Kompleks Taman Malibu menyepakati pembukaan STT SETIA Cabang Riau.
9 September 2008 — Perkuliahan Reguler Dimulai
STT SETIA Cabang Riau resmi memulai kegiatan akademik pada 9 September 2008. Kampus pertama berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Kompleks Taman Malibu Blok C Nomor 2, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Direktur Nasional Yayasan Bina Setia Indonesia, Pdt. Dr. Matheus Mangentang, M.Th., menunjuk Ev. Asia Harefa, S.Th. sebagai penanggung jawab penyelenggaraan.
2011 — Kemandirian dan Legalitas
Pada Maret 2011, kepemimpinan dipercayakan kepada Pdt. Tambok Tua Simanullang, M.Div. Fase ini menandai penguatan kelembagaan dan transformasi STT SETIA Cabang Riau menjadi lembaga mandiri dengan nomenklatur STT STAR.
Pdt. Yoon Yong Ho, M.Div., misionaris Presbyterian Church of Korea (PCK), turut terlibat dalam pengembangan institusi. Kemitraan ini memperkuat kepemimpinan, pelayanan akademik, jejaring internasional, pembiayaan operasional, dan pengadaan lahan kampus permanen di Jalan Usaha Maju, Pekanbaru.
Pada tahun yang sama, pemerintah memberikan izin penyelenggaraan Program Sarjana Teologi/Kependetaan melalui Keputusan Nomor DJ.III/Kep/HK.00.5/526/2011 dan Program Sarjana Pendidikan Agama Kristen melalui Keputusan Nomor DJ.III/Kep/HK.00.5/704/2011.
2014 — Penguatan Mutu
Setelah masa kepemimpinan Pdt. Tambok Tua Simanullang berakhir pada 11 Maret 2014, Pdt. Terah Y. Manu, M.Th. terpilih sebagai Ketua STT STAR. Pada November 2014, Program Studi Sarjana Pendidikan Agama Kristen memperoleh akreditasi pertama dari BAN-PT—sebuah tonggak penting dalam penjaminan mutu institusi.
2019 — Yayasan Mitra STAR
Pada 8 April 2019, pengelolaan STT STAR resmi dialihkan kepada Yayasan Mitra STAR melalui Nomor 108/SR/YASABAS/III/2019. Kepemimpinan kemudian dipercayakan kepada Pdt. Binsan Sitohang, S.Th., M.Pd.K. untuk masa bakti 2019–2023, dengan fokus pada penguatan kelembagaan, mutu akademik, dan pengembangan sumber daya manusia.
2025 — Nama Sekolah Tinggi Teologi Star Riau
Melalui Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1788 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 4 Desember 2025. Nomenklatur baru menandai babak baru pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Babak Baru Menuju 2045
STT STAR kini mengembangkan pendidikan tinggi teologi yang unggul, adaptif, berbudaya mutu, dan berwawasan global. Dengan identitas Andal · Injili · Ekumenis, STT STAR berkomitmen memperlengkapi pemimpin rohani yang berintegritas untuk melayani gereja, masyarakat, bangsa, dan kawasan Asia.
Ikuti Informasi Terbaru STT STAR
Sekretariat:
Jl. Usahamaju, RT. 04/ RW.05, Kel. Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, 28285